Menkeu Siapkan 6 Upaya Ekstra Untuk Kejar Target Pajak

18th December 2015 , 03:12 AM

Menkeu Siapkan 6 Upaya Ekstra Untuk Kejar Target Pajak | Fiskal.co.id

Sumber Foto: tempo

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang PS Brodjonegoro menyebutkan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memiliki beberapa upaya ekstra guna mencapai target-target penerimaan negara, seperti di sektor pajak.

 

Bambang mengatakan, upaya ekstra yang disiapkan pemerintah yaitu untuk mencapai penerimaan pajak sebesar Rp1.049 triliun atau 84,3 persen dari target yang ditetapkan APBN 2015.

 

Dia menyebutkan ada enam upaya ekstra yang akan dilakukan DJP. Pertama, DJP akan menyisir target PPh dan PPN dengan potensi Rp 97,9 triliun. Itu adalah setoran rutin. Kedua, upaya ekstensifikasi berupa perluasan Wajib Pajak yang selama ini belum membayar kewajiban dengan potensi penerimaan Rp 16,7 triliun.

 

Upaya ketiga, imbauan dari program Tahun Pembinaan Pajak dengan potensi penerimaan sekitar Rp 51,3 triliun. Keempat, pemeriksaan dan penagihan Rp 47 triliun. Kelima, penyelidikan dengan potensi Rp 1,7 triliun dan keenam, kebijakan revaluasi aset yang diharapkan bisa menyumbang Rp 10 triliun.

 

"Kita mulai proyeksi penerimaan bulan Desember, memang secara historis Desember lebih tinggi dibandingkan bulan lain," kata Bambang di Komisi XI DPR, Jakarta, Kamis (17/12/2015).

 

Bambang menuturkan, upaya ekstra yang dilakukan pemerintah dalam mengejar target negara di sektor perpajakan dapat terbantu dengan adanya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) mengenai revaluasi aset. Banyak perusahaan khususnya perbankan, perusahaan perkebunan, dan perusahaan properti yang telah melakukan revaluasi aset.

 

"Sejak dikeluarkan PMK revaluasi aset, ada tiga kelompok usaha yang menyumbang setoran pajak lumayan, yakni sektor perbankan, perkebunan, dan sektor properti," ungkapnya.

 

"Di samping ketiga sektor itu, seperti PLN, Bulog, KAI yang memiliki banyak aset. Dengan demikian, dengan 84,3 persen maka shortfall Rp195,7 triliun," tegas Bambang. *** (liputan6, okezone)