Hadapi MEA Paket Ekonomi Jilid VIII Meluncur

21st December 2015 , 01:12 PM

Hadapi MEA Paket Ekonomi Jilid VIII Meluncur | Fiskal.co.id

Sumber Foto: liputan 6

Menjelang diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akhir tahun ini pemerintah kembali merilis paket ekonomi. Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan paket ini bertujuan mengantisipasi daya saing Indonesia di pasar ekonomi dan pasar global. 

 

"Bagaimanapun kita harus siap menyambut MEA dan juga pemerintah sedang mempersiapkan untuk bergabung dengan berbagai hal. Pemerintah mengantisipasi perkembangan dan daya saing di pasar ekonomi dan pasar global," ucap Pramono di Kantor Presiden, Senin, 21 Desember 2015.

 

Dalam paket ekonomi ke VII ini, pemerintah berfokus pada tiga poin penting. Namun intinya selain jangka pendek dan menengah, pemeintah juga melakukan antisipasi jangka panjang dalam daya kompetitif.

 

Tiga hal itu adalah pertama, adanya "one map policy" atau satu peta pada tingkat nasional dengan skala 1:50.000.

 

Kedua, membangun ketahanan energi melalui pembangunan kilang minyak. "Kepres sudah kami persiapkan. Saat ini kita punya empat kilang minyak antara lain Cilacap, Balongan, dan Dumai," katanya.

 

Ia berharap dengan adanya paket kebijakan ekonomi VIII diharapkan dalam waktu dekat bisa dibangun dua kilang di Bontang dan Tuban. Diharapkan kapasitas akan naik jadi 300.000 barel per hari.

 

Ketiga, kebijakan insentif sektor penerbangan. Insentif ini diberikan untuk mendorong pertumbuhan industri pesawat dalam negeri. 

 

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan insentif diberikan karena pengerjaan perbaikan suku cadang pesawat masih dilakukan di luar negeri. "Jadi bea masuknya nol. Perusahaan penerbangan yang butuh spare parts bisa diperoleh dengan cepat," ucap Darmin.* ** kny (antara)