Jelang Tutup Tahun Perolehan Pajak Baru 80%

30th December 2015 , 11:12 PM

Jelang Tutup Tahun Perolehan Pajak Baru 80% | Fiskal.co.id

Sumber Foto: liputan 6

Sehari menjelang akhir tahun, pemerintah masih belum mencapai realisasi perolehan pajak sebesar 85 persen dari total target sepanjang 2015 yang mencapai Rp1.295,2 triliun.

 

Menurut Menteri Keungan Bambang Brodjonegoro, hingga saat ini raihan perolehan pajak baru mencapai 80 persen dari total target pada tahun ini." Masih saya monitor terus, pendapatan pajak sudah mendekati 80 persen," ujarnya di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (30/12/2015).

 

Meskipun sebelumnya, menkeu Bambang mengungkapkan bahwa realisasi penerimaan pajak (tanpa Bea dan Cukai) 2015 telah menembus angka lebih dari Rp1.000 triliun. Capaian tersebut dianggap sebagai rekor realisasi pajak meski jauh dari target APBN-P 2015.

 

"Ya, masak bohong (penerimaan pajak Rp1.000 triliun tahun ini). Ya artinya melampaui tahun lalu. Itu rekor gitu," papar Bambang beberapa waktu lalu.

 

Ia menjelaskan, tambahan penerimaan pajak sebanyak itu berasal dari penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). "Selalu PPh lah pasti (yang terbesar)," ungkapnya.

 

Bambang mengklaim penerimaan pajak selama Desember 2015 merupakan hasil dari upaya dirinya bersama Dirjen Pajak yang menjalankan strategi tax collector. Strategi ini dilakukan dengan cara menemui langsung kepada 50 Wajib Pajak (WP) kelas kakap agar mau menyetor kekurangan bayar pajak sehingga mendapat fasilitas penghapusan sanksi administrasi pajak atau reinventing policy dan strategi-strategi lainnya. 

 

Namun kenyataannya, hingga 30 Desember 2015, realisasi perolehan pajak baru mencapai Rp1.036 triliun. Pemerintah pun masih kekurangan Rp64 triliun untuk mencapai target minimal perolehan sebesar 85 persen yang mencapai Rp1.100 triliun. *** kny (okezone, metrotv)