Pajak yang Tinggi, Ekonomi Yang Lemah, Barcelona (Spayol) Akan Jual Messi dan Neymar

16th May 2015 , 08:05 AM

Pajak yang Tinggi, Ekonomi Yang Lemah, Barcelona (Spayol) Akan Jual Messi dan Neymar | Fiskal.co.id

Sumber Foto: tribunenews. com

Klub besar LA liga Barcelona, terancam menjual pemain-pemain bintangnya karena tingginya pajak di Spanyol. Wakil Presiden Barcelona, Javier Faust, mengakui saat ini klub nya tengah dirundung masalah finansial terkait tingginya pajak pmain sepak bola di Spanyol.

Faust menjelaskan, sebagai contoh, pajak di Barcelona satu persen lebih tinggi dibandingkan Madrid. Di Barcelona, klub harus membayar pajak untuk sebesar 56% sedangkan di Madrid hanya 52%. Ini jelas jauh berbeda dengan klub-klub sepakbola benua Eropa lainya seperi Chelsea dan Paris Saint-German yang mampu menggaji tinggi pemain mereka.

"Sekarang kami tak lagi bisa membayar gaji terbaik sebagai tim seperti yang Chelsea dan Paris Saint-Germain lakukan. Anda harus paham bahwa para pemain selalu membandingkan batas gaji mereka dan yang kami bayarkan di Spanyol kepada mereka karena pajak tertinggi di Eropa. Rata-rata di Barcelona adalah 56 persen, sementara Madrid 52 persen," jelas Faust, seperti dilansir Handelsblatt.

Apalagi, faktanya Barcelona tidak dimiliki dan didukung pemilik yang berstatus sebagai miliuner, yang membuat klub asal Katalan in sulit membayar gaji tinggi para pemainnya. Ditambah lagi aturan FFP (Financial Fair Play) yang mewajibkan klub sepakbola harus bebas dari tunggakan pajak jika ingin ikut play-off.

Seperti diketahui, Barcelona punya sederet pemain kelas dunia seperti Dani Alves, Luis Suarez, Neymar, Andres Iniesta, Gerard Pique, Sergio Busquets, dan Javier Mascherano. Namun, Faust mengungkapkan, kemungkinan terbesar pemain yang akan dijual adalah Messi dan Neymar, mengingat harga mereka adalah yang tertinggi. *** kinaya (liputan 6)