Didemo 20 Ribu Orang, PM Malaysia Najib Razak Mengaku Santai

31st August 2015 , 12:08 AM

Didemo 20 Ribu Orang, PM Malaysia Najib Razak Mengaku Santai | Fiskal.co.id

Sumber Foto: bisnis

Ribuan masyarakat Malaysia pada Sabtu, 29 agustus hingga minggu 30 agustus 2015, mengepung Kuala Lumpur dalam demo anti pemerintah yang dipicu oleh kegelisahan masyarakat setelah terkuaknya skandal korupsi Perdana Menteri Najib Razak. Kepala kepolisian kota Tajuddin Mohd. Isa mengatakan, ada sekitar 25.000 pendemo dan menggambarkan demo tersebut sebagai aksi protes yang tenang.

 

Para pendemo ynag menamakan dirinya Bersih 4.0 dengan ciri khas baju berwarna kuning ini menyanyikan lagu-lagu kebangsaan, mengibarkan bendera Malaysia dan meneriakkan semboyan-semboyan negara di dekat Lapangan Merdeka Kuala Lumpur. Mereka menuntut agar Razak mundur karena pernah disangkakan terkena kasus korupsi. 

 

Razak sendiri mengaku menanggapi demontrasi ini dengan santai. Sebab, kelompok masyarakat yang mendemonya dan menuntut nya mundur itu hanya berjumlah 20 ribu orang. Sedangakan diketahui, saat ini negeri Jiran itu mempunyai penduduk sekitar 30 juta jiwa. Ia percaya diri, bahwa sisa penduduk Malaysia yang tak ikut berdemo masih percaya dan mendukung pemerintahan yang dipimpinnya itu.

 

"Mungkin hanya ada 20 ribu orang yang berunjuk rasa. Saya lansir dari beberapa media, tapi saya yakin dari 20 ribu itu tidak puas. Sisa dari populasi Malaysia masih bersama dengan pemerintah," ungkap Najib dikutip dari Malasyiakini.com , Minggu, 30 Agustus 2015.

 

Razak juga mengatakan bahwa para demonstran itu melakukan tindakan ilegal dan telah 'menodai' negara. "Mereka yang mengenakan pakaian kuning ini, ingin mendiskreditkan nama baik kami, mencoret-coret bara hitam di wajah Malaysia," ujar Razak seperti yang dilansir berita nasional Bernama. *** kny ( viva,bernama)