Malaysia Naikkan Pajak Orang Kaya Untuk Hadapi Krisis

27th October 2015 , 04:10 AM

Malaysia Naikkan Pajak Orang Kaya Untuk Hadapi Krisis | Fiskal.co.id

Sumber Foto: flags.net

Berbeda dengan Indonesia yang memberikan diskon di beberapa jenis pajak, guna mengatasi perlemahan ekonomi. Pemerintah Malaysia justru akan menaikkan pajak untuk mengahadapi pelemahan ini, khususnya pajak orang kaya. 

 

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengumumkan rencana tersebut dalam pidato Rancangan Anggaran dan Pendapatan Negara 2016 di hadapan parlemen akhir pekan lalu. Dalam pidato tersebut, Najib mengatakan akan mengerek pajak orang kaya. Dengan spesifikasi, bagi warga Malaysia kelas menengah atas dengan penghasilan RM 600.000 hingga RM 1 juta per tahun (sekitar Rp 2 miliar-Rp 3,2 miliar) akan dikenakan pajak sebesar 26 persen, dari yang semula hanya sebesar 25 persen. Sementara masyarakat yang memiliki pendapatan lebih dari RM 1 juta setahun harus membayar pajak sebesar 28 persen.

 

Hal ini dilakukan Najib untuk menutup defisit anggaran gara-gara penerimaan dari sektor minyak yang anjlok. Uang hasil kenaikan pajak kaum kaya ini rencananya akan digunakan, misalnya, untuk membangun jalan pedesaan, mendongkrak kecepatan l internet, sektor pertanian dan pariwisata, serta gaji pegawai negeri sipil.

 

Meskipun menaikkan pajak orang kaya, Najib menambahkan, pemerintah akan menaikkan upah minimum bulanan pada Juli 2016 nanti menjadi RM 1.000 dari RM 900 untuk wilayah Semenanjung Malaysia. Sedangkan upah di Sabah dan Serawak bakal naik jadi RM 920.

 

"Meski terkendala pada sumber daya keuangan, pemerintah tetap peka terhadap kesulitan yang dihadapi oleh Malaysia," papar Najib. *** kny (kontan)