Prancis Mencekam, Teror Hantui Kota Mode Dunia

14th November 2015 , 12:11 PM

Prancis Mencekam, Teror Hantui Kota Mode Dunia | Fiskal.co.id

Sumber Foto: reuters

Suasana Paris Prancis masih mencekam, Presiden Perancis Francois Hollande bahkan mengumumkan keadaan darurat dan mengerahkan 1500 tentara mengamankan situasi.Hollande juga menutup kawasan perbatasa dan menyerukan rakyat Prancis bersatu melawan teroris.

 

"Para teroris yang melakukan kekejaman ini akan menghadapi Perancis yang nekat dan bersatu." ujarnya. Menurut Hollande, dalam menghadapi teror ini, semua warga Perancis harus mengetahui cara mempertahankan diri, memobilisasi kekuatan, dan mengatasi teroris.

 

Berdasarkan laporan terbaru, serangan teroris brutal yang terjadi di tiga tempat tersebut telah menewaskan 150 orang di Paris, dan Saind Denis, tempat Stadion Stade de France berada.

 

Pemerintah Indonesia sendiri telah mengungkapkan belasungkawa dan mengutuk kejadian ini. Presiden Joko Widodo melalui akun twitter nya @ jokowi menuliskan. 

 

" Dukacita mendalam bagi korban aksi kekerasan di Paris. Terorisme, apapun bentuk dan alasannya tidak dapat ditolerir -Jkw". 

 

Ucapkan belasungkawa dan prihatin juga datang dari Kementerian Luar Negeri RI melamelalui akun twitter nya @Portal_Kemlu_RI, 14 November 2015 pagi.“Indonesia mengutuk sekeras-kerasnya tindakan terror yang keji di Paris. Pikiran dan doa kami tertuju pada keluarga korban," tulisannya. 

 

Hingga saat ibi bemun ada kabar terkait korban insiden ini yang berasal dari Warga negara Indonesia (WNI). Pemerintah mengaku terus berkoordinasi dengan KBRI Paris untuk mengetahui perkembangan terkini terkait kasus terorisme ini.

 

Jika ada keadaan darurat, KBRI meminta WNI menghubungi mereka melalui telepon: +33(0)145030760 ( fixed line ) dan +33(0)621122109 ( mobile ). WNI dapat mengakses telepon itu selama 24 jam. *** kny (tempo)