Cadangan Minyak Bumi Indonesia Hanya Tersisa 10 Tahun Lagi

Cadangan Minyak Bumi Indonesia Hanya Tersisa 10 Tahun Lagi
merdeka.com

Cadangan minyah bumi di perut Indonesia semakin menipis. Menurut Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Elan Biantoro mengungkapkan, cadangan minyak bumi di Indonesia tinggal tinggal 3,7 miliar barrel dari sekitar 27 miliar barel cadangan minyak yang terbukti ada atau "proven reserve" .

 

"Negara kita dulu punya cadangan minyak yang terbukti ada hingga 27 miliar-an barrel, tapi itu sudah diproduksisekitar 22,9 miliar barrel. Sisanya, tinggal 3,7 miliar barrel," kata Elan saat memberi edukasi media bersama Total E&P Indonesie di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (5/9/2015).

 

3,7 miliar barrel ini, diperkirakan hanya mampu bertahan sekitar 10 tahunan lagi. Oleh sebab itu Elan mempertanyakan keikutsertaan Indonesia dalam organisasi pengekspor minyak OPEC. Padahal konsumsi migas Indonesia dari tahun ke tahun selalu mengalami kenaikan. Mulai sejak tahun 2003, sekitar delapan persen per tahun sedangkan produksi selalu menurun 15-20 persen per tahun.

 

Elan menceritakan, dulu sebelum tahun 1980, sumur minyak Indonesia menyimpan 90 persen minyak dan 10 persen air. Namun sejak tahun 2013 ke atas, cadangan minyak hanya 10 persen, sedangkan air meningkat hingga 90 persen.

 

"Harusnya kita ikut OPIC saja, Organization of thenPetroleum Importing Countries. Saat ini produksi minyak kita tak sampai 800.000 barrel per hari, sehingga harus impor sekitar 800.000 barrel per hari karena konsumsi 1,6 juta barrel per hari," kata Elan. *** kny (kompas, viva)