Dewan Kota Akan Panggil Manajemen Ancol dan Sea World

Dewan Kota Akan Panggil Manajemen Ancol dan Sea World
soulofjakarta.com

Juru bicara untuk dewan kota DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi telah berjanji untuk memanggil tim manajemen dari pengembang kota milik PT. Pembangunan Jaya Ancol dan PT.

Sea World Indonesia, perusahaan yang mengelola taman Sea World di kompleks Ancol di Jakarta Utara, untuk membantu memecahkan sengketa hukum hak pengelolaan antara kedua perusahaan yang berujung pada penutupan operasional Sea World.

Prasetyo membuat rencana dalam upaya untuk mencari akar sengketa dan untuk menemukan solusi win-win bagi kedua perusahaan.

"Kami akan memanggil mereka [manajemen Ancol dan Sea World] setelah [presiden terpilih] Joko Widodo diresmikan [oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat pada 20 Oktober]," kata Prasetyo, Senin (6/10).

Dia mengatakan bahwa kerugian dari sengketa ini berdampak pada masyarakat karena mereka tidak bisa mengunjungi taman Sea World lagi karena ditutup.

Sejak pekan lalu, taman Sea World di kompleks taman hiburan Taman Impian Jaya Ancol telah menghentikan operasi komersialnya.

Pengacara tim Pembangunan Jaya Ancol Iim Zovito Simanungkalit mengatakan bahwa berdasarkan kontrak yang ditandatangani pada tahun 1992, periode manajemen PT. Sea World secara efektif berakhir pada bulan Juni 2014.

Namun, perusahaan menolak keduanya untuk menghentikan operasi komersial dan untuk menginformasikan kepada publik mengenai penutupannya.

Iim menambahkan bahwa Sea World mengklaim akan melanjutkan operasi karena diasumsikan kontrak akan diperpanjang secara otomatis sampai 2034. ***intan (Sumber: Tempo & Tribunnews)