Ferry Adamhar: Indonesia Penting Bagi Kuwait

Ferry Adamhar: Indonesia Penting Bagi Kuwait

Kuwait memandang Indonesia sebagai partner paling penting, sejak kedua negara menjadi bagian dari negara yang dikonsepkan di Arabia sebagai negara 5+2+7. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Duta besar Indonesia untuk Kuwait Ferry Adamhar, bahwa 5 negara pertama adalah tetangga dari kuwait yaitu: Saudi Arabia, Emirates, Bahrain, Oman and Qatar.

 

"Selain itu ada 2 negara dalam konsep kawan itu adalah Iran dan Iraq. Sementara, Indonesia termasuk dalam 7 negara bersama dengan Malaysia, Korea Selatan, Jepang, Turki, India, Afrika Selatan dan Jerman," ujar Ferry hari Selasa (14/01), sebagaimana pengkabaran laman Antara.

 

Duta Besar juga mencatat masuknya Indonesia ke dalam kategori 7 negara menjadi cerminan bahwa Kuwait melihat Indonesia sebagai mitra penting dalam hubungan diplomatik dan politik. Dukungan Kuwait pada status Indonesia juga telah mencerminkan hubungan hangat kedua negara dalam kerjasama baik bilateral maupun multilateral. "Kuwait memandang Indonesia sebagai negara yang tangguh dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah kedaulatan," ujar Dubes.

 

Dukungan Indonesia untuk Kuwait memperoleh kembali kemerdekaan nya setelah invasi Irak juga memicu hubungan hangat antara kedua negara. Nilai perdagangan Indonesia dan Kuwait tak kalah meningkat bersamaan dengan eratnya hubungan, yakni sebesar naik 15 persen dari tahun 2012, atau USD 2.5 miliar pada tahun 2013, yang terutama didukung melalui komoditas seperti furniture, ban, kertas, dan makanan.

 

"Indonesia memasok setidaknya 60 persen kertas di Kuwait," jelas Ferry sedangkan Kuwait mengekspor minyak ke Indonesia. Selain itu, wisatawan Kuwait yang mengunjungi Indonesia juga meningkat sebesar 30-40 persen menjadi 1.300 orang. "Indonesia mempromosikan Candi Borobudur, dan Pulau Komodo pada wisatawan Kuwait sehingga mereka tertarik untuk mengunjungi Indonesia," kata Duta Besar. Yang tentu saja hal yang sangat unik. Apabila muslimin Arab tertarik dengan pluralitas Indonesia. Dan tentu saja perlu di catat pula, buruh migran asal Indonesia di Kuwait sendiri sudah mencapai 60000 orang. Sangat signifikan. ***Fey