Pemerintah Menggodok Kembali Rencana Pembangunan Infrastruktur 2015

Pemerintah Menggodok Kembali Rencana Pembangunan Infrastruktur 2015
Viva

Pemerintah melakukan pematangan ulang terhadap rencana pembangunan infrastruktur pada 2015. Pada Selasa (16/12), menteri Kabinet Kerja melakukan rapat koordinasi membahas soalan tersebut.

Sofyan Djalil, Menko Perekonomian Sofyan Djalil memaparkan bahwa beberapa sektor akan menjadi prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015. “Kita mempertajam program pembangunan infrastruktur terutama pertanian, PU, perhubungan, energi dan kelautan, yang mana akan mendapat prioritas dalam APBN-P 2015,” ujarnya.

Sedangkan dari Menteri Keuangan, Bambang PS Brodjonegoro, diujarkan meski mendapatkan keleluasaan fiskal dari realokasi subsidi migas, pemerintah tetap berusaha untuk menaikkan penerimaan negara.

Agar proyek prioritas 2015 terwujud, penyerapan anggaran utamanya belanja modal adalah tantangan. “Belanja modal itu seringkali pencapaiannya di bawah 80 persen dari total anggaran yang disiapkan. Padahal, yang akan ditambah secara signifikan dalam APBN-P 2015 itu adalah belanja modal. Belanja modal yang memang diharapkan juga bisa membantu menciptakan pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

2015 adalah tahun yang berat, diungkapkan oleh Bambang. Maka dari itu besar harapan untuk pertumbuhan ekonomi dari investasi pemerintah.

Dalam rapat yang diadakan tersebut, menteri-menteri ekonomi melakukan presentasi terhadap sejumlah program yang erat kaitannya dengan aspek infrastruktur dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat luas.

"Karena itu kami berharap meski di 2015 tantangannya berat, seluruh bagian pemerintah memanfaatkan sebaik-baiknya penyerapan belanja modal," imbuh dia. ***intan (Sumber: Kompas & Inilah)