Presiden Jokowi Targetkan Pajak Rp 600 triliun Tahun Depan

Presiden Jokowi Targetkan Pajak Rp 600 triliun Tahun Depan
id.facebook

Presiden Joko Widodo "Jokowi", meminta kepada menteri Keuangan dan Dirjen Pajak untuk mengoptimalkan pendapatan pajak tahun 2015 mendatang. Tak hanya meminta mengoptimalkan pendapatan pajak, Jokowi juga menaikkan target pajak menjadi Rp 600 triliun tahun depan.

 

Jokowi menegaskan, sebenarnya ada potensi kenaikan pendapatan dari sektor pajak mencapai Rp. 1.200 triliun karena dalam APBN-P 2014 target pendapatan pajak ditaksir mencapai Rp 1.072,3 triliun. "Namun menteri keuangan menawar jadi Rp 400 triliun saja," kata Jokowi, Kamis (20/11) di Istana Negara, Jakarta. Dan tahun ini Presiden Jokowi harus mampu merealisasikan target pajak agar tercipta ruang fiskal yang luas untuk mewujudkan program-program nya.

 

Perhitungan ini rencananya akan dimasukan kedalam rancangan APBN-P 2015 Yang rencananya akan diajukan ke dewan kehormatan DPR Januari 2015 mendatang. Dari itu Jokowi tak mau gegabah membuat rancangan APBN-P ini, Jokowi ingin mendengar langsung pendapat dari menteri keuangan, dan dirjen pajak dari masing-masing wilayah

 

Langkah ini juga dilakukan presiden Jokowi sebagai upaya realisasi pajak karena diketahui secara umum, pendapatan negara dari sektor pajak selama kurang lebih sepuluh tahun belakang ini jarang memenuhi target.

 

Semua hal ini disampaikan oleh presiden dalam arahan yang diberikan kepada pegawai di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan direktorat jenderal bea cukai (DJBC). Dalam pertemuan ini turut hadir sejumlah Menteri Kabinet Kerja 2014-2019, termasuk Direktur Jenderal Pajak dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai. *** kinaya (invfovesta)