The Fed Isyaratkan Akan Naikkan Suku Bunga Awal 2016

The Fed Isyaratkan Akan Naikkan Suku Bunga Awal 2016
zuma press

Setelah memutuskan untuk menunda kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Fed) pada bulan September ini. Gubernur Bank Sentral AS, Janet Yellen kembali memberikan pengumuman bahwa The Fed mungkin saja akan menaikan tingkat bunga bank sentral pada akhir tahun ini, asalkan inflasi stabil dan dan ekonomi cukup kuat untuk mendorong peningkatan lapangan kerja.

 

Yellen, yang berbicara sepekan setelah menunda penaikan tingkat bunga, memperkirakan perkembangan pasar keuangan dan ekonomi global tidak akan berpengaruh signifikan pada kebijakan bank sentral itu. 

 

Pernyataan tersebut, termasuk yang menyebutkan pelemahan inflasi akhir-akhir ini hanya bersifat sementara, akan membuat kaget para investor. Mereka menilai keputusan pekan lalu sebagi isyarat bahwa pengetatan kebijakan tidak mendesak lagi untuk dilakukan sehingga kemungkinan dilakukan pada tahun depan.

 

"Sebagian besar dari penurunan harga disebabkan oleh faktor khusus seperti penguatan dolar AS dan turunnya harga minyak mentah yang akan berakhir, kata Yellen. Hal itu memungkinkan inflasi AS naik dari target 2% atau di atas rata-rata inflasi global," ungkap Yellen sebagimana dikutip Reuters, Jumat (25/9/2015).

 

Pada bagian lain dia menegaskan bahwa pejabat bank sentral memperkirakan AS akan mampu mencapai target tenaga kerja maksimum dan mampu menstabilkan harga. Akibat pernyataan Yellen ini membuat Dollar AS menguat hampir terhadap semua mara uang dunia. Penguatan Dollar telah membuat Euro melemah sekitar 0,5% ke US$1,1174 dari sekitar US$1,1230. Sedangkan terhadap nilai tukar yen Jepang, dolar AS naik ke angka 120,27 dari kisaran 120 yen. 

 

Begitu juga dengan nilai tukar Dollar AS terhadap Rupiah. Rupiah sempat menyentuh level Rp14.800 per USD sebelum akhirnya kembali turun ke level Rp.14.700. Menurut data Bloomberg , Rupiah ada di posisi Rp14.693 per USD. Di mana kisaran perdagangan mencapai Rp14.640-Rp14.727 per USD. *** kny (bisnis)2016