TKI yang Disiksa Terdaftar di 100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia

TKI yang Disiksa Terdaftar di 100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia
Sumber: Islampos

Majalah Time telah menempatkan TKI yang diduga disiksa oleh majikannya Hongkong sebagai salah satu dari 100 orang paling berpengaruh di dunia, dan menaruh perhatian pada pengobatan dari pekerja migran tersebut.

Erwiana Sulistyaningsih, berusia 23 tahun, telah dilaporkan mengalami pelecehan berbulan-bulan dalam kasus yang telah memperbaharui kekhawatiran terhadap pengobatan pembantu rumah tangga di kota China selatan dan memicu protes marah.

Majalah Time memuji keberanian Sulistyaningsih dalam berbicara menentang majikannya dan mendorong undang-undang yang melindungi pembantu rumah tangga di Hongkong.

"Wanita pemberani seperti dia yang berbicara untuk bersuara yang akan menciptakan perubahan yang langgeng," kata aktivis asal Kamboja Somaly Mam tentang nama Sulistyaningsih yang berada dalam daftar yang diterbitkan pada hari Kamis (24/04).

"Erwiana menganjurkan undang-undang yang lebih baik untuk melindungi orang lain yang mungkin berbagi nasibnya, menempatkan sorotan pada nasib penduduk yang rentan dan sering tak terlihat," kata Mam.


Pengakuan Sulistyaningsih membawa perhatian internasional terhadap perlakuan terhadap pekerja rumah tangga migran di kota, berbasis di pusat migran Asia di Hongkong dengan juru bicara Eman Villanueva mengatakan pada Jumat (25/04).

"Dimasukkannya ia ke dalam daftar membuktikan bahwa masalah pekerja rumah tangga migran, perbudakan, eksploitasi dan kekerasan adalah sesuatu yang harus diperhatikan masyarakat internasional," kata Villanueva.

Villanueva juga mengatakan tindakan ini juga akan membantu memberdayakan lebih banyak korban untuk berbicara.

"Hal ini akan mendorong dan akan memperkuat tekad banyak korban lain untuk keluar dan memperjuangkan hak-hak mereka dan mencari keadilan," katanya.

Law Wan-Tung, seorang ibu 44 tahun di Hongkong telah dituduh menyebabkan luka berat ke Sulistyaningsih.

Jaksa menuduh bahwa ternyata barang-barang rumah tangga seperti kain pel, penggaris dan gantungan baju menjadi "senjata" untuk menyiksa Sulistyaningsih.


Dia juga didakwa dengan serangan umum dan empat tuduhan intimidasi kriminal - terkait ke Sulistyaningsih atau dua pembantu rumah tangga asal Indonesia sebelumnya.


Sidang ditunda hingga 29 April, dengan para pejabat menunggu catatan medis TKI Indonesia ini.


Sulistyaningsih dirawat di rumah sakit di Sragendalam kondisi kritis setelah kembali dari Hongkong pada bulan Januari.


Daftar majalah Time juga memasukkan Malala Yousafzai asal Pakistan, yang selamat dari serangan Taliban pada tahun 2012 ketika ia ditembak di kepala oleh militan untuk mengkampanyekan pendidikan anak dan perempuan. ***int (Sumber: News24)